Bisakah kamu ada di situ
tanpa harus menyilaukan aku?
Bisakah kamu ada dan tiada,
tanpa menyisakan pesona,
yang selalu menelisik relung raga pula jiwa,
kalbu juga rasa,
sedikitpun?
Sebab kamu, ada maupun tiada,
Ialah kamu yang menorehkan segala pesona,
Terukir manis melampaui segala masa
Bisakah kamu dan hadirmu di saat ini
tak lagi memalingkan dunia dan semestaku?
Kau selalu begitu!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar