Abstraksi
Dalam perkembangannya Telematika sebagai bidang ilmu yang
memfokuskan pada peningkatan interaksi di antara manusia atau proses melintasi
jarak dan waktu melalui aplikasi
Information and Communications Technology. Fitur antarmuka disini
merupakan salah satu layanan yang disediakan sistem operasi sebagai sarana
interaksi antara pengguna dengan sistem operasi. Dalam pemakaiannya komponen
sistem operasi yang bersentuhan langsung dengan pengguna.
Kata kunci : Telematika,
Fitur
Pendahuluan
Pesatnya kemajuan teknologi telekomunikasi, media, dan
informatika atau disingkat sebagai teknologi telematika serta meluasnya
perkembangan infrastruktur informasi global telah merubah pola dan cara
kegiatan bisnis dilaksanakan di industri, perdagangan, dan pemerintah. Perkembangan
ilmu pengetahuan dan masyarakat informasi telah menjadi paradigma global yang
dominan. Kemampuan untuk terlibat secara efektif dalam revolusi jaringan
informasi akan menentukan masa depan kesejahteraan bangsa.
Teknologi telematika merupakan singkatan dari teknologi
komunikasi, media, dan informatika.Dalam perkembangannya, teknologi telematika
ini telah menggunakan kecepatan dan jangkauan transmisi energi elektromagnetik,
sehingga sejumlah besar informasi dapat ditransmisikan dengan jangkauan, menurut
keperluan, sampai seluruh dunia. Pada saat ini informasi sudah banyak
berkembang sedemikian rupa, hanya saja harus adanya dukungan teknologi.
Teknologi telematikalah yang telah berkembang sehingga mampu menyampaikan suatu
informasi.
Ilmu Telematika sangat identik dengan sebuah tampilan
Interface yang menarik, memberikan kemudahan, modern, dan sesuai dengan
kebutuhan. Telematika sudah merupakan bagian yang tak terpisahkan dari
kehidupan manusia, bahkan menjadi komoditas industry, bisnis informasi, media dan
telekomunikasi. Secara umum telematika merupakan bertemunya system jaringan
kominikasi dengan teknologi informasi.
Pengertian Antar Muka
Pengertian antar muka (interface) adalah salah satu layanan
yang disediakan sistem operasi sebagai sarana interaksi antara pengguna dengan
sistem operasi. Antarmuka (interface) adalah komponen sistem operasi yang
bersentuhan langsung dengan pengguna. Terdapat dua jenis antarmuka, yaitu
Command Line Interface (CLI) dan Graphical User Interface (GUI).
1. Command Line Interface (CLI)
CLI adalah tipe antarmuka dimana pengguna berinteraksi
dengan sistem operasi melalui text-terminal. Konsepnya sama, tiap-tiap sistem
operasi memiliki nama atau istilah yang berbeda untuk CLI-nya. UNIX memberi
nama CLI-nya sebagai bash, ash, ksh, dan lain sebagainya.
2. Graphical User Interface (GUI)
GUI adalah tipe antarmuka yang digunakan oleh pengguna untuk
berinteraksi dengan sistem operasi melalui gambar-gambar grafik, ikon, menu,
dan menggunakan perangkat penunjuk ( pointing device) seperti mouse atau track
ball. Elemen-elemen utama dari GUI bisa diringkas dalam konsep WIMP (window,
icon, menu, pointing device).
Layanan Teknologi
Telematika
Yang termasuk dalam telematika ini adalah layanan dial up ke
Internet maupun semua jenis jaringan yang didasarkan pada sistem telekomunikasi
untuk mengirimkan data. Internet sendiri merupakan salah satu contoh
telematika. Di Indonesia, pengaturan dan pelaksanaan mengenai berbagai bidang
usaha yang bergerak di sektor telematika diatur oleh Direktorat Jenderal
Aplikasi Telematika. Direktorat Jenderal Aplikasi Telematika (disingkat DitJen
APTEL) adalah unsur pelaksana tugas dan fungsi Departemen di bidang Aplikasi
Telematika yang berada di bawah dan bertanggungjawab kepada Menteri Komunikasi
dan Informatika Republik Indonesia. Fungsi Direktorat Jenderal Aplikasi
Telematika (disingkat DitJen APTEL) meliputi:
·
Penyiapan perumusan kebijakan di bidang
e-government, e-business, perangkat lunak dan konten, pemberdayaan telematika serta
standardisasi dan audit aplikasi telematika
·
Pelaksanaan kebijakan di bidang e-government,
e-business, perangkat lunak dan konten, pemberdayaan telematika serta
standardisasi dan audit aplikasi telematika
·
Perumusan dan pelaksanaan kebijakan kelembagaan
internasional di bidang e-government, e-business, perangkat lunak dan konten,
pemberdayaan telematika serta standardisasi dan audit aplikasi telematika
·
Penyusunan standar, norma, pedoman, kriteria,
dan prosedur di bidang e-government, e-business, perangkat lunak dan konten,
pemberdayaan telematika serta standardisasi dan audit aplikasi telematika.
Teknologi pada Antar
Muka Telematika
HUD (Head-Up Display) System
Head-up display, atau disingkat HUD, adalah setiap tampilan
yang transparan menyajikan data tanpa memerlukan pengguna untuk melihat diri
dari sudut pandang atau yang biasa. Asal usul nama berasal dari pengguna bisa
melihat informasi dengan kepala “naik” (terangkat) dan melihat ke depan, bukan
memandang miring ke instrumen yang lebih rendah.
HUD terbagi menjadi 3 generasi yang mencerminkan teknologi
yang digunakan untuk menghasilkan gambar, yaitu:
·
Generasi Pertama – Gunakan CRT untuk
menghasilkan sebuah gambar pada layar fosfor, memiliki kelemahan dari degradasi
dari waktu ke waktu dari lapisan layar fosfor. Mayoritas HUDs beroperasi saat
ini adalah dari jenis ini.
·
Generasi Kedua – Gunakan sumber cahaya padat,
misalnya LED, yang dimodulasi oleh sebuah layar LCD untuk menampilkan gambar.
Ini menghilangkan memudar dengan waktu dan juga tegangan tinggi yang dibutuhkan
untuk sistem generasi pertama. Sistem ini pada pesawat komersial.
·
Generasi Ketiga – Gunakan waveguides optik untuk
menghasilkan gambar secara langsung dalam Combiner daripada menggunakan sistem
proyeksi.
Penggunaan HUD dapat dibagi menjadi 2 jenis. Jenis pertama
adalah HUD yang terikat pada badan pesawat atau kendaraan chasis. Sistem
penentuan gambar yang ingin disajikan semata-mata tergantung pada orientasi
kendaraan. Jenis yang kedua adalah HMD, helm dipasang yang menampilkan HUD
dimana elemen akan ditampilkan tergantung pada orientasi dari kepala pengguna.
Teknologi HUD
1. CRT (Cathode Ray Tube)
Hal yang sama untuk semua HUD adalah sumber dari gambar yang
ditampilkan, CRT, yang dikemudikan oleh generator. Tanda generator mengirimkan
informasi ke CRT berbentuk koordinat x dan y. Hal itu merupakan tugas dari CRT
untuk menggambarkan koordinat senagai piksel, yaitu grafik. CRT membuat piksel
dengan menciptakan suatu sinar elektonil, yang menyerang permukaan tabung
(tube).
2. Refractive HUD
Dari CRT, sinar diproduksi secara paralel dengan sebuah
lensa collimating. Sinar paralel tersebut diproyeksikan ke kaca semitrasnparan
(kaca gabungan) dan memantul ke mata pilot. Salah satu keuntungan dari reaktif
HUD adalah kemampuan pilot untuk menggerakkan kepalanya dan sekaligus melihat
gambar yang ditampilkan pada kaca gabungan.
3. Reflective HUD
Kerugian dari HUD
reflektif adalah akibatnya pada besarnya tingkat kompleksitas yang terlibat
dalam meproduksi penggabungan lekungan dari segi materi dan rekayasa.
Keuntungan besarnya adalah kemampuan pada peningkatan tanda brightness
(terang), meminimalisir redaman cahaya dari pemandangan visual eksternal dan
adanya kemungkinan untuk menghemat ruang di kokpit, karena lensa collimating
yang tidak diperlukan.
4. System Architecture
HUD komputer mengumpulkan informasi dari sumber – sumber
seperti IRS (Inertial Reference System), ADC (Air Data Computer), radio
altimeter, gyros, radio navigasi dan kontrol kokpit. Diterjemahkan ke dalam
koordinat x dan y, komputer HUD selanjutnya akan menyediakan informasi yang
dibutuhkan untuk hal apa yang akan ditampilkan pada HUD ke generator simbol.
Berdasarkan informasi ini, generator simbol menghasilkan koordinat yang
diperlukan pada grafik, yang akan dikirmkan ke unit display (CRT) dan
ditampilkan sebagai simbol grafik pada permukaan tabung.
5. Display Clutter
Salah satu perhatian penting dengan simbologi HUD adalah
kecenderungan perancang untuk memasukkan data terlalu banyak, sehingga
menghasilkan kekacauan tampilan. Kekacauan tampilan ini jauh dari eksklusif
untuk HUD, tetapi hal ini sangat kritis pada saat melihat ke arah tampilan.
Setiap simbologi yang tampil pada sebuah HUD harus melayani atau memiliki
sebuah tujuan dan mengarahkan peningkatan performa. Kenyataannya, bukan piksel
tunggal yang dapat menerangi kecuali dia secara langsung mengarahkan pada
penigkatan. Prinsip yang diterapkan pada perancangan HUD adalah ‘ketika dalam
keraguan, tinggalkan saja’.
Tangible User
Interface
Pada sebuah pantai, ada tanah dan lautan, kita menghadapi
suatu tantangan untuk mempertemukan kedua tempat tinggal kita antara dunia
fisik dan dunia digital. Informasi digital merendam organ visual dan indera
perasa kita, tetapi tubuh kita tetap merasakan atau berada di dunia fisik.
Jendela unuk ruang digital terbatas pada layar datar persegi dan piksel atau
“painted bits”. Sayangnya, orang tidak dapat merasakan keberadaan informasi
digital melalui tangan dan tubuhnya. Bayangkan sebuah gunug es, sejumlah massa
es yang mengambang di lautan. Hal tersebut merupakan metafora dari TUI
(Tangible User Interface). TUI memberikan bentuk fisik ke informasi digital dan
komputasi, menyelamatkan bit dari bagian bawah air, pengaturan pengapungan, dan
membuatnya langsung bisa dikendalikan dengan tangan manusia. TUI dibangun atas
dasar ketrampilan dan penemapatan informasi fisik yang berwujud digital di
dalam ruang fisik. Tantangan rancangannya adalah ekstensi mulus dari affordance
fisik dari objek ke dalam domain digital (Ishii dan Ullmer, 1997).
Ada terdapat 4 buah karakteristik dari TUI, yaitu:
·
Representasi fisik digabungkan untuk mendasari
komputasi informasi digital.
·
Representasi fisik mewujudkan mekanisme kontrol
interaktif.
·
Representasi fisik perseptual digabungkan untuk
secara aktif ditengahi representasi digital.
·
Keadaan fisik terlihat “mewujudkan aspek kunci
dari negara digital dari sebuah sistem.
Dasar Model Dari TUI
Antarmuka antara manusia dan informasi membutuhkan dua
komponen utama, yaitu input dan output, atau kontrol dan representasi. Kontrol
memungkinkan pengguna untuk memanipulasi informasi, sedangkan representasi
eksternal dianggap sebagai indera manusia. Gambar 2.9 menampilkan model
sederhana yang terdiri dari kontrol, representasi dan informasi.
TUI menggunakan representasi nyata dari informasi yang juga
berfungsi sebagai mekanisme kontrol secara langsung pada informasi digital.
Dengan merepresentasikan informasi pada kedua bentuk tangible dan intangible,
pengguna dapat lebih secara langsung menekankan representasi digital dengan
menggunakan tangan mereka.
Computer Vision
Visi Komputer adalah ilmu dan teknologi mesin yang melihat,
di mana lihat dalam hal ini berarti bahwa mesin mampu mengekstrak informasi
dari gambar yang diperlukan untuk menyelesaikan tugas tertentu. Sebagai suatu
disiplin ilmu, visi komputer berkaitan dengan teori di balik sistem buatan
bahwa ekstrak informasi dari gambar. Data gambar dapat mengambil banyak bentuk,
seperti urutan video, pandangan dari beberapa kamera, atau data multi-dimensi
dari scanner medis.
Komputer visi berkaitan erat dengan kajian visi biologis.
Bidang studi visi biologis dan model proses fisiologis di balik persepsi visual
pada manusia dan hewan lainnya. Komputer visi, di sisi lain, studi dan
menggambarkan proses diimplementasikan dalam perangkat lunak dan perangkat
keras di belakang sistem visi buatan. pertukaran Interdisipliner antara visi
biologi dan komputer telah terbukti bermanfaat bagi kedua bidang. Komputer visi,
dalam beberapa hal, invers grafis komputer. Sub-domain dari visi komputer
termasuk adegan rekonstruksi, deteksi event, pelacakan video, pengenalan obyek,
belajar, indexing, estimasi gerak, dan pemulihan citra.
Banyak kesepakatan kecerdasan buatan dengan perencanaan
otonom atau musyawarah untuk sistem robotical untuk menavigasi melalui
lingkungan. Pemahaman yang rinci tentang lingkungan ini diperlukan untuk
menavigasi melalui mereka. Informasi tentang lingkungan dapat diberikan oleh
sistem visi komputer, bertindak sebagai sensor visi dan memberikan informasi
tingkat tinggi tentang lingkungan dan robot. Kecerdasan buatan dan topik-topik
berbagi komputer visi lain seperti pengenalan pola dan teknik pembelajaran.
Akibatnya, visi komputer kadang-kadang dilihat sebagai bagian dari bidang
kecerdasan buatan atau ilmu bidang komputer secara umum.
Browsing Audio Data
Browsing merupakan aktivitas menjelajahi dunia maya
(Internet) untuk mencari informasi yang terkini tanpa batas dan tanpa birokrasi
atau dikenal juga dengan istilah surfing internet (berselancar di dunia maya),
software yang digunakan dikenal dengan nama web browser. Beberapa contoh web
browser adalah Mozilla Firefox, Internet aexplorer, Opera, Chrome, dll. Dalam
beberapa tahun terakhir, perkembangan Internet telah didefinisikan kembali
berbagai bidang hiburan, khususnya, yaitu musik. Hari ini, real-time Internet
Real audio streaming musik dan MP3 secara teratur dinikmati oleh jutaan
pendengar. Makalah ini menyajikan multimedia yang berpusat manusia audio (audio
informasi) sistem pencarian melalui jaringan komputer.
Karya ini juga telah diurus memainkan audio yang
terus-menerus tanpa ada data yang mengganggu dengan menerapkan mekanisme
streaming dan buffering. Arsitektur sistem client-server berikut model. Database
digunakan untuk menyimpan informasi metadata audio. Server audio yang
bertanggung jawab untuk mengambil informasi dari database untuk memenuhi
permintaan klien. Klien menyediakan antarmuka komputer manusia untuk pengguna
melalui antarmuka pengguna grafis untuk browsing, mencari dan memainkan audio
yang menarik melalui jaringan. Berdasarkan masukan klien permintaan pengguna ke
server untuk mendapatkan informasi audio (seperti daftar film-film bahasa
tertentu, daftar lagu-lagu film tertentu dan daftar lagu berdasarkan pencocokan
pengguna memasukkan teks lirik). Audio pengambilan informasi dari basis data
akan dilakukan oleh server berbasis teks menggunakan metode pencarian.
Browsing Audio Data merupakan metode browsing jaringan yang
digunakan untuk browsing video / audio data yang ditangkap oleh sebuah IP
kamera. Sebuah komputer lokal digabungkan ke LAN (local area network) untuk
mendeteksi IP kamera. Jaringan video / audio metode browsing mencakupi
langkah-langkah sebagai berikut :
Menjalankan sebuah program aplikasi komputer lokal untuk
mendapatkan kode identifikasi yang disimpan dalam kamera IP.
Transmisi untuk mendaftarkan kode identifikasi ke DDNS (
Dynamic Domain Name Server) oleh program aplikasi.
Mendapatkan kamera IP pribadi alamat dan alamat server
pribadi sehingga pasangan IP kamera dan kontrol kamera IP melalui kamera IP
pribadi alamat dan alamat server pribadi compile ke layanan server melalui
alamat server pribadi sehingga untuk mendapatkan video / audio data yang
ditangkap oleh kamera IP, dimana server layanan menangkap video / audio data
melalui Internet.
Browsing audio data tidak semudah browsing dokumen cetak,
karena adanya sifat temporal suara. Ketika melakukan browsing terhadap dokumen,
kita dapat dengan cepat mengalihkan fokus perhatian dengan membaca sepintas isi
dari dokumen tersebut. Kita dapat mengetahui ukuran dan struktur dokumen, dan
menggunakan memori spasial visual untuk mengingat dan mencari spesifik topik.
Namun, ketika browsing suatu rekaman audio, kita harus berulang kali memainkan
dan melompati bagian tertentu, tanpa memainkannya, kita tidak bisa menyadari
suara atau isinya. Kita harus mendengarkan semua stream audio untuk dapat
menangkap semua isinya.
Beberapa bentuk informasi yang dapat dicari (browsed)
melalui internet, yaitu: informasi berupa teks (text/plain, text/html), image
(image/gif, image/jpeg, image/png), video (video/mpeg, video/quicktime), audio
(audio/basic, audio/wav) dan application (application/msword,
application/octet-stream).
Speech Recognition
Speech recognition adalah proses komputer untuk mengenali
apa yang diucapkan user berdasarkan intonasi suara yang dikonversikan kedalam
bentuk tulisan.
Dalam menggunakan speech recognition ada beberapa hal yang
harus dipersiapkan komputer yang memiliki fasilitas speech recognition dan
microphone ataupun headset. Dengan alat tersebut suara kita akan lebih dikenali
oleh komputer dan dapat memudahkan dalam penggunaan.
Speech Synthesis
Speech synthesis adalah transformasi dari teks ke arah suara
(speech). Transformasi ini mengkonversi teks ke pemadu suara (speech synthesis)
yang sebisa mungkin dibuat menyerupai suara nyata, disesuaikan dengan aturan –
aturan pengucapan bahasa.TTS (text to speech) dimaksudkan untuk membaca teks
elektronik dalam bentuk buku, dan juga untuk menyuarakan teks dengan
menggunakan pemaduan suara. Sistem ini dapat digunakan sebagai sistem
komunikasi, pada sistem informasi referral, dapat diterapkan untuk membantu orang-orang
yang kehilangan kemampuan melihat dan membaca.
Ada beberapa masalah yang terdapat pada pemaduan suara,
yaitu:
·
User sangat sensitif terhadap variasi dan
informasi suara. Oleh sebab itu, mereka tidak dapat memberikan toleransi atas
ketidaksempurnaan pemadu suara.
·
Output dalam bentuk suara tidak dapat diulang
atau dicari dengan mudah.
·
Meningkatkan keberisikan pada lingkungan kantor
atau jika menggunakan handphone, maka akan meningkatkan biaya pengeluaran.
Lingkungan dari aplikasi pemadu suara adalah:
·
Bagi tunanetra, pemadu suara menawarkan media
komunkasi dimana mereka dapat memiliki akses yang tidak terbatas.
·
Lingkungan dimana visual dan haptic skill user
berfokus pada hal lain.
Contohnya: sinyal
bahaya pada kokpit pesawat udara.
Manfaat telematika
Manfaat telematika bagi masyarakat antara lain; dunia
pendidikan, asosiasi, para pengamat, industri itu sendiri [Jurnal, “Kejahatan
Telematika Sebagai Kejahatan Transnasional” Oleh : Intan Innayatun Soeparna].
Manfaat internet dalam e Business secara nyata dapat menekan
biaya transaksi daam berbisnis dan memberikan kemudahan dalam diversifikasi
kebutuhan.
Manfaat internet dalam e Goverment bisa meningkatkan kinerja
pemerintah dalam menyediakan informasi dan layanan untuk masyarakat.
Dalam bidang kesehatan dan juga pendidikan secara nyata juga
telah memberikan nilah tambah bagi masyarakat luas.
Telematika cukup memberi warna tersendiri dalam perekonomian
nasional. Ditandai dengan mulai maraknya sekelompok anak muda membangun bisnis
baru menggunakan teknologi Internet, maka Indonesia tak ketinggalan dalam
booming perdagangan elektronis / electronic commerce (e-commerce).
Pembangunan sektor Telematika diyakini akan memengaruhi
perkembangan sektor-sektor lainnya. Sebagaimana diyakini oleh organisasi telekomunikasi
dunia, ITU, yang konsisten menyatakan bahwa dengan asumsi semua persyaratan
terpenuhi, penambahan investasi di sektor telekomunikasi sebesar 1% akan
mendorong pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 3%. Hipotesis ini telah terbukti
kebenarannya di Jepang, Korea, Kanada, Australia, negara-negara Eropa,
Skandinavia, dan lainnya.
Sebagai core bisnis industry, perdagangan, efisensi dan
peningkatan daya saing perusahaan
Kesimpulan
Ada beberapa fitur antarmuka telematika, diantaranya adalah
head up display system, tangible user interface, computer vision, browsing
audio data, speech recognition, dan speech syntetis,video conference dan semua
dar kesuluruhan interface memiliki kekurangan maupun kelebihan.dan seluruh
fitur pada interface telematika sangat membantu sekali untuk seluruh bidang ,
baik dibidang e-goverment ,e-bussiness,kesehatan,militer dan komunikasi Jadi
Pengertian antar muka (interface) adalah salah satu layanan yang disediakan
sistem operasi sebagai sarana interaksi antara pengguna dengan sistem operasi.
Antarmuka (interface) adalah komponen sistem operasi yang bersentuhan langsung
dengan pengguna.
Referensi
https://www.google.com/webhp?sourceid=chrome-instant&ion=1&espv=2&ie=UTF-8#q=PENGERTIAN+ANTARMUKA+TELEMATIKA
http://abas-nr.blogspot.com/2012/01/mata-kuliah-pengantar-telematika-fitur_07.html
https://www.google.com/search?&output=search&sclient=psy-ab&q=jurnal+fitur+ANTARMUKA+TELEMATIKA&oq=jurnal+fitur+ANTARMUKA+TELEMATIKA&gs_l=serp.3...7645.7645.1.9480.1.1.0.0.0.0.0.0..0.0.msedr...0...1c.1.60.psy-ab..22.0.0.EWfwyc3HD4g&pbx=1&bav=on.2,or.r_cp.r_qf.&ion=1&biw=1366&bih=705&ech=1&psi=AHWZVNyVFo21uQSq24KICQ.1419344280108.8&ei=YXmZVKKMII6uuQS8n4DICQ&emsg=NCSR&noj=1