Selasa, 14 April 2015

TEORI ORGANISASI UMUM 2

BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar belakang
Seiring dengan kemajuan zaman, telah banyak terjadi perubahan di sekitar kita. Salah satunya adalah persaingan dalam dunia bisnis yang  sedemikian ketat, hal ini dapat kita lihat dengan banyaknya perusahaan namun disisi lain masih berdiri suatu organisasi yang merupakan kumpulan dari orang-orang untuk menciptakan kesejahteraan bersama.

1.2 Rumusan Masalah
      Dari uraian di atas timbul beberapa pokok permasalahan berkaitan dengan koperasi ini, yaitu:
1. Apa saja visi dan misi dari koperasi tersebut?
2. Masalah apa saja yang dihadapi dalam koperasi tersebut?
3. Apakah visi dan misi dari koperasi tersebut berjalan dengan baik?

1.3 Tujuan Pembahasan
1. Agar pembaca bisa lebih mengerti maksud dari koperasi tersebut.
2. Pembaca mengerti bagaimana tatacara dalam koperasi tersebut.
3. Pembaca bisa mengetahui apa saja macam-macam produk yang ada dalam koperasi tersebut

1.4 Manfaat Penulisan
Adapun manfaa tpenulisan makalah ini adalah :
1. Bermanfaat sebagai suatu proses belajar dalam koperasi.
2. Dapat mengkaji lebih dalam tentang koperasi.
3. Bermanfaat sebagai suatu proses belajar untuk mengetahui macam macam produk yang ada didalam suatu koperasi tersebut.
4. Untuk menambah pengetahuan tentang koperasi.


1.5 Batasan Masalah
kami menyimpulkan masalah sebagai berikut:
1.     Bagaimana caranya merekrut anggota baru dalam koperasi?
2.     Apa saja ketentuan dalam merekrut anggota dalam koperasi tersebut?
3.     Bagaimana cara menyebarkan produk agar orang lain tertarik dengan produk  tersebut?


BAB II
PENDEFINISIAN
2.1 Pengertian Koperasi
Koperasi adalah badan hukum yang berdasarkan atas asa kekeluargaan yang anggotanya terdiri dari orang perorangan atau badan hukum dengan tujuan untuk mensejahterakan anggotanya. Umumnya koperasi dikendalikan secara bersama oleh seluruh anggotanya, dimana setiap anggota memiliki hak suara yang sama dalam setiap keputusan yang diambil koperasi. Pembagian keuntungan koperasi biasa disebut sisa hasil usaha atau SHU biasanya dihitung berdasarkan andil.
2.2 Prinsip-Prinsip Koperasi
PRINSIP / SENDI KOPERASI MENURUT UU NO. 12/1967
  • Sifat keanggotaan sukarela dan terbuka untuk setiap warga negara Indonesia
  • Rapat anggota merupakan kekuasaan tertinggi sebagai pemimpin demokrasi dalam koperasi
  • Pembagian SHU diatur menurut jasa masing-masing anggota
  • Adanya pembatasan bunga atas modal
  • Mengembangkan kesejahteraan anggota khususnya dan masyarakat pada umumnya
  • Usaha dan ketatalaksanaannya bersifat terbuka
PRINSIP KOPERASI UU NO. 25 / 1992
  • Keanggotaan bersifat sukarela dan terbuka
  • Pengelolaan dilakukan secara demokrasi
  • Pembagian SHU dilakukan secara adil sesuai dengan jasa usaha masing-masing anggota
  • Pemberian balas jasa yang terbatas terhadap modal
  • Kemandirian
  • Pendidikan perkoperasian
  • Kerjasama antar koperasi


BAB III
PEMBAHASAN

3.1 Sejarah
Sejarah Koperasi Lima Garuda dimulai pada tanggal 19 Juni 2008 dengan kantor pusat di Bekasi sesuai  dengan keputusan menteri negara koperasi dan usaha kecil dan menengah nomor 759/BH/MENEG.I/V/2008. Didirikan dengan tujuan untuk menjadi solusi intelektual dan finansial bagi masyarakat kecil pada khususnya dan masyarakat menengah pada umumnya dengan menyediakan produk-produk keuangan yang inovatif dan standar layanan perbankan di Indonesia yang didasari oleh perilaku etikal, semangat kekeluargaan dan prinsip kehatihatian sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitarnya.
Kekuatan Koperasi Lima Garuda terletak pada pendiriannya yang memiliki visi dan komitmen tinggi terhadap kesinambungan bisnis koperasi lima garuda. Koperasi ini menempatkan pengurus dan karyawan yang memiliki kompetensi dan pengalaman di berbagai bidang lembaga keuangan diIndonesia, menggunakan sistem manajemen dan informasi yang berkualitas handal. Para pengurus koperasi lima garuda juga memiliki kompetensi dan pengalaman yang luas diindustri keuangan mikro antara lain perbankan atau organisasi non pemerintahan.



3.2 Organisasi
Internal Koperasi Lima Koperasi cabang Depok
-         Pemiik koperasi      : Surahmat
-         Direktur umum       : Fadri Effendi
-         Direktur Kepala      : Ian



Instansi yang  bekerja sama dengan Koperasi Lima Garuda
-         Beringin Live
-         Takaful
-         Notaris Wahyu Iswadi

Target Utama Koperasi
Meminjamkan pinjaman kepada nasabah sekitar 50 juta sampai 500 juta.

Struktur Organisasi Koperasi

3.3  Visi dan Misi
Visi
Menjadi lembaga keuangan pilihan dengan standar bank yang dinamis dan terpecaya
Misi
1.     Menyediakan dan mengembangkan pelayanan keuangan yang inovatif dan berkualitas bagi masyarakat kecil.
2.     Membina kerja sama saling menguntungkan dan meningkatkan akses permodalan bagi masyarakat kecil.
3.     Membangun kepercayaan masyarakat kecil dengan perilaku etika dan prinsip kehati-hatian.
4.     Menciptakan lingkungan kerja yang profesional dan meningkatkan produktifitas kerja dengan semangat kekeluargaan.

3.4 Produk-Produk yang Dihasilkan
·         Kredit Multi Guna (KMG) difokuskan kepada masyarakat yang mata pencahariannya adalah Home Industry, Perdagangan, dan Jasa yang sangat berpotensi untuk dibiayai dengan agunan berupa sertifikat tanah dan bangunan atau BPKB Kendaraan Bermotor.
·         Kredit Kesejahteraan Karyawan (KKK) merupakan fasilitas pinjaman yang diberikan kepada karyawan perusahaan untuk keperluan modal kerja dan keperluan konsumtif seperti pembelian barang elektronik, kendaraan bermotor, dan sebagainya.
·         Simpanan Harian (SIHARI) merupakan produk tabungan dari KOPERASI LIMA GARUDA dengan bunga yang menarik dan dapat ditarik sesuai dengan keinginan.
·         Simpanan Berjangka (SIJANGKA) merupakan produk tabungan dari KOPERASI LIMA GARUDA dengan bunga yang lebih tinggi dari SIHARI dan jangka waktunya bervariasi.

Tujuan pendirian
menjadi solusi intelektual dan finansial bagi masyarakat kecil pada khususnya dan masyarakat menengah pada umumnya dengan menyediakan produk-produk keuangan yang inovatif dan standar layanan perbankan di Indonesia yang di dasari oleh perilaku etika semangat kekeluargaan dan prinsip kehati-hatian sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitrnya.
Nilai-nilai pendirian
·        teamwork : saling percaya, keterbukaan, kerjasama, peduli, apresiasi, dan kekeluargaan
·        integrasi komitmen, jujur, bermodal, beretika dan bertanggung jawab
·        profesionalisme : kehati-hatian, disiplin, orientasi pada nasabah dan orientasi pada kualitas kerja



BAB IV
PENUTUP

4.1 kesimpulan
Hasil Dari Observasi koperasi yang Kami Lakukan Yaitu Bahwa Koperasi Lima Garuda meminjamkan modal kepada yang ingin mulai membuka usaha, tetapi koperasi Lima Garuda tidak sama dengan bank yang mengambil keuntungan banyak dari peminjam. Koperasi Lima Garuda ini memberikan jasa-jasa yang diberikan dengan nama-nama unik, yaitu : Kredit Multiguna (KMG), Kredit Kesejahteraan Karyawan (KKK), Simpanan Harian (SIHARI).

4.2 Saran

Saran untuk Koperasi Lima Garuda sebaiknya informasi Koperasi Lima Garuda membuat iklan/semacam memberikan informasi kepada masyarakat tentang adanya koperasi Lima Garuda sebagai koperasi jasa yang memberikan modal kepada masyarakat yang mau mulai usaha. Pelayanan Koperasi Lima Garuda lebih ditingkatkan lagi agar masyarakat lebih nyaman & puas dengan pelayanan yang ada di Koperasi Lima Garuda.

Senin, 12 Januari 2015

TEORI ORGANISASI UMUM

KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, atas berkat dan rahmat-Nya maka kami dapat menyelesaikan tugas makalah ini tentang usaha kecil menengah.

Makalah ini dibuat untuk memenuhi tugas perkuliahan Teori Organisasi Umum. Selain hal itu, makalah ini dibuat sebagai suatu kajian terhadap salah satu usaha yang ada saat ini, sehingga dapat dijadikan suatu referensi bagi para pembacanya.

Rasa terima kasih yang sedalam-dalamnya kami ucapkan kepada semua pihak baik secara langsung maupun tidak langsung yang turut membantu agar terselesaikannya makalah ini.

Kami menyadari bahwa penulisan makalah ini masih terdapat kekurangan karena keterbatasan kemampuan yang kami miliki. Untuk itu kami mengharapkan kritik dan saran yang sifatnya membantu demi sempurnanya makalah ini. Akhir kata, kami mengharapkan semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi para pembaca.














                                                                                    Depok, 24 November 2014




                                                                                                            Penulis
DAFTAR ISI

BAB I
 PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang …………………………………….............…...……………….. 4
1.2 Rumusan Masalah ……………………………………………......………………. 4
1.3 Tujuan Pembahasan …………………………………………………….......…… 5
1.4 Manfaat Penulisan ……………………………………………………………....... 5
1.5 Batasan Masalah ………………………………………………………….......….. 5

BAB II
PENDEFINISIAN
2.1 Definisi UKM……………………………………………………........................ 6
2.2 Jenis-Jenis UKM …………………………………………............................. 6

BAB III
PEMBAHASAN
3.1 Biografi ..................................................................................... 7
3.2 sejarah ...................................................................................... 7
3.3 Hasil Kunjungan ........................................................................ 8-13

BAB IV
PENUTUP
4.1 Kesimpulan ............................................................................... 14
4.2 Saran ......................................................................................... 14

DAFTAR PUSTAKA ........................................................................... 15




BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar belakang
Seiring dengan kemajuan zaman, telah banyak terjadi perubahan di sekitar kita. Salah satunya adalah persaingan dalam dunia bisnis yang  sedemikian ketat, hal ini dapat kita lihat dengan banyaknya perusahaan sejenis yang menawarkan jenis produk yang hampir mirip. Contoh persaingan yang terjadi dapat dilihat pada produk kasur, kasur merupakan kebutuhan primer bagi setiap orang dan kasur merupakan kebutuhan yang harus dipenuhi selain kebutuhan pokok. karena banyaknya persaingan tersebut, maka perusahaan saling berlomba-lomba untuk menciptakan produk kasur yang bermutu dan berkualitas tinggi.
Dalam sehari, manusia butuh tidur sekitar tujuh sampai delapan jam. Salah satu tujuannya untuk mengembalikan stamina. jika tidak tidur dalam 24 jam, daya tubuh menurun. masyarakat yang tinggal di kota-kota besar dituntut untuk bekerja keras sepanjang hari sehingga pada malam harinya mereka ingin memaksimalkan waktu untuk beristirahat dengan nyaman.
Dengan melihat kesadaran masyarakat yang cukup tinggi terhadap kenyamanan saat beristirahat, maka banyak permintaan kasur yang bermutu dan berkualitas tinggi di pasar. dengan banyaknya pilihan kasur maka calon pembeli atau konsumen kasur juga akan lebih banyak pertimbangan. konsumen akan membeli kasur yang keunggulannya banyak dengan harga yang relatif lebih murah.

1.2 Rumusan Masalah
      Dari uraian di atas timbul beberapa pokok permasalahan berkaitan dengan usaha kasur ini, yaitu:
1. Apa saja keinginan konsumen dalam membeli sebuah kasur?
2. Masalah apa saja yang dihadapi saat menghadapi konsumen?
3. Bagaimana cara mendapatkan sebuah kasur lalu menjualnya kepada konsumen?



1.3 Tujuan Pembahasan
1. Agar pembaca bisa lebih mengerti maksud dan kegunaan dari kasur.
2. Pembaca mengerti bagaimana cara berwirausaha jenis kasur.
3. Pembaca bisa mengetahui apa saja macam-macam keinginan kasur yang diminati konsumen.

1.4 Manfaat Penulisan
Adapun manfaa tpenulisan makalah ini adalah :
1.Bermanfaat sebagai suatu proses belajar dalam berwirausaha.
2.Dapat mengkaji lebih dalam tentang jenis kasur yang diminati konsumen.
3.Bermanfaat sebagai suatu proses belajar untuk mengetahui cara berwirausaha.
4.Untuk menambah pengetahuan tentang fungsi dan kegunaan dari kasur.

1.5 Batasan Masalah
Dari hasil wawancara kami, ternyata kami mendapatkan suatu masalah yang yang sangat mengejutkan, ternyata penjual telah berkejasama dengan teman, lalu beberapa saat kemudian, temannya pergi dan meinggalkan semua usahanya kepada penjual dan juga menyerahkan hutang temannya kepada penjual, dengan ini kami menyimpulkan masalah sebagai berikut:
1. Bagaimana caranya usahanya tetap bertahan bahkan tetap maju hingga sekarang ini?
2. Bagaimana cara mendapatkan kasur?
3. Bagaimana cara mengahadapi konsumen?



BAB II
PENDEFINISIAN

2.1 Definisi UKM
Beberapa lembaga atau instansi bahkan UU memberikan definisi Usaha Kecil Menengah (UKM), diantaranya Kementrian Negara Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Menegkop dan UKM), Badan Pusat Statistik (BPS), Keputusan Menteri Keuangan No 316/KMK.016/1994 tanggal 27 Juni 1994, dan UU No. 20 Tahun 2008. Definisi UKM yang disampaikan berbeda-beda antara satu dengan yang lainnya. Menurut Kementrian Menteri Negara Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Menegkop dan UKM), bahwa yang dimaksud dengan Usaha Kecil(UK), termasuk Usaha Mikro (UMI), adalah entitas usaha yang mempunyai kekayaan bersih paling banyak RP. 200.000.000, tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha, dan memiliki penjualan tahunan paling banyak Rp. 1.000.000.000. Sementara itu, Usaha Menengah (UM) merupakan entitas usaha milik warga Negara Indonesia yang memiliki kekayaan bersi lebih besar dari Rp. 200.000.000 s.d Rp. 10.000.000.000, tidak termasuk tanah dan bangunan.
2.2 Jenis – jenis UKM
Dalam perspektif perkembangannya, UKM dapat diklasifikasikan menjadi 4 kelompok yaitu :
1.     Livelihood Activities, merupakan UKM yang digunakan sebagai kesempatan kerjauntuk mencari nafkah, yang lebih umum dikenal sebagai sector informal. Contohnya adalah pedagang kaki lima.
2.     Micro Enterprise, merupakan UKM yang memiliki sifat pengrajin tetapi belum memiliki sifat kewirausahaan.
3.     Small Dynamic Enterprise, merupakan UKM yang telah memiliki jiwa kewirausahaan dan mampu menerima pekerjaan subkontrak dan ekspor.
4.      Fast Moving Enterprise, merupakan UKM yang telah memiliki jiwa kewirausahaan dan akan melakukan transformasi menjadi Usaha Besar (UB).


BAB III
PEMBAHASAN

3.1 Biografi

Nama Pemilik          : Edi Budiman
Umur                         : 38 Tahun
Alamat                       : Jalan Taman Kota Puri Jaya, Pasar Kemis, Tangerang
Tahun Berdiri          : 2009
Nama Toko              : Galileo Foam

3.2 Sejarah
            Sebelum berdirinya usaha ini, bapak Edi bekerja sebagai supir taksi bandara, kemudian seorang temannya mengajak kerja sama untuk menanam modal bersama sebesar 50juta untuk usaha kasur busa pada tahun 2009. Pada awalnya usaha ini berjalan dengan baik namun setelah 6 bulan kemudian rekan usahanya menghilang dan meninggalkan banyak hutang, sehingga bapak Edi harus menanggung seluruh utang tersebut. Saat itu bapak Edi merasa gagal menjalani usahanya namun dengan sabar beliau bangkit dan meneruskan usahanya sendiri dengan tetap menyelesaikan utang-utang yang ditinggalkan rekan usahanya tersebut hingga selesai. Atas kesabaran dan kegigihan beliau menjalankan usahanya akhirnya membuahkan hasil dan dapat menjalankan usaha dengan lancar hingga sekarang.





3.3 Hasil Kunjungan


Dalam menjalankan usahanya tersebut Bapak Edi menjual kasur siap pakai yang beliau beli dari PT. INOAC lalu beliau membuat covernya agar terlihat lebih menarik dengan berbagai macam animasi maupun motif.


PRODUK-PRODUK YANG DIHASILKAN
Produk- produk yang dihasilkan oleh usaha ini yaitu :
·        Kasur ukuran 1, 2, 3, 4
·        Kasur lipat
·        Sofa bed
·        Cover kasur
·        Bantal
·        Guling
·        Sarungbantal / guling


PORSI PENJUALAN
Dalam sehari, usaha dari Bapak Edi ini bisa menjual produknya 5 – 20 piece. Dalam sebulan, bisa terjual ± 400 piece.
Jika ada orderan dari selain individu (pesantren, asrama, wisma, atau pedagang yang ingin menjual lagi) maka bisa terjual 20-50 piece.

HARGA JUAL
 Kasur
Ukuran
1
1,3 juta
2
1,2 juta
3
1,1 juta
4
1 juta
Kasur Lipat
-
400ribu
Sofa Bed
-
1,6juta
Guling
-
40ribu
Bantal
-
30ribu



PEMASARAN
Menjual secara langsung di toko dan melalui website

SEGMEN PASAR
Pabrik→ Pemilik Usaha → konsumen (individual, pedagang/reseller, pondok pesantren, wisma)

CARA JUAL
Satuan dan partai

MODAL USAHA
Rp. 50.000.000,-

PENGHASILAN
Bapak Edi bisa mendapatkan keuntungan 80-90 juta perbulan. Dalam sehari bisa mendapatkan keuntungan  -/+ 3juta.

GAJI KARYAWAN
Karyawan tetapnya Rp. 700.000,- perbulan, jika Bapak Edi memerlukan karyawan tambahan yang di perlukan saat banyak orderan maka Bapak Edi memanggil karyawan lepas untuk membantunya dan digaji Rp. 50.000,- perhari.


Agar lebih ringkas saat kasur akan di kirim atau dijual, maka kasur akan di kempiskan dengan alat yaitu vacuum. Caranya pertama kasur di masukan ke dalam plastik yang sesuai dengan ukurannya, lalu kemas secara menyeluruh dan sisakan sedikit celah untuk selang vacuum. Setelah selesai ikat bagian celah yang sebelumnya digunakan untuk selang vacuum.




BAB IV
PENUTUP

4.1 kesimpulan
            Hasil Dari Observasi Ukm yang Kami Lakukan Yaitu Bahwa Toko Galileo Foam ini menjual Produk Rumah Tangga yaitu Kasur yang dimana kasur ini adalah kebutuhan sekunder. Toko Galileo ini Menjual Kasur dengan bahan dasar Foam Atau busa. Di Toko ini dijual berbagai Macam jenis Kasur seperti : Kasur SpringBed/biasa, Kasur lipat, Sofa bed, Guling dan Bantal. Di sini kisaran harganya lumayan terjangkau mulai dari  Rp. 30.000,- sampai dengan Rp.1.600.000,-. Omset Perbulan yang dimiliki toko ini mencapai 80-90 juta perbulan.

4.2 Saran
            Saran untuk Toko Galileo foam yaitu agar meningkatkan kualitas dari produk yang dihasilkan dan membuat Produk lebih Kreatif agar beda dari yang lain karena Dalam suasanan persaingan yang semakin kompetitif , keberadaan UKM dituntut untuk dapat bersaing dengan pelaku usaha lainnya. Maka dari itu pelayanan , fasilitas , kenyamanan , keamanan dan kebersihan harus terus ditingkatkan agar konsumen dapat merasa puas , dan dapat berjalan secara efektif dan efisien dalam memenuhi suatu tujuan promosi UKM.




DAFTAR PUSTAKA


http://infoukm.wordpress.com/