Pengertian Middleware
Middleware adalah software yang di rancang untuk mendukung
pengembangan sistem tersebar dengan memungkinkan aplik asi yang sebelumnya
terisolasi untuk saling berhubungan. Dengan bantuan middleware, data yang sama
dapat digunakan oleh customer service, akuntansi, pengembangan, dan manajemen
sesuai kebutuhan. Di sini middleware dapat berfungsi sebagai penerjemah
informasi sehingga setiap aplikasi mendapatkan format data yang dapat mereka
proses.
Tujuan Middleware
Tujuan utama layanan middleware adalah untuk membantu
memecahkan interkoneksi beberapa aplikasi dan masalah interoperabilitas.
Middleware sangat dibutuhkan untuk bermigrasi dari aplikasi mainframe ke
aplikasi client/server dan juga untuk menyediakan komunikasi antar platform
yang berbeda.
Dalam dunia teknologi informasi Middleware merupakan suatu
software yang dirancang untuk menghubungkan beberapa proses pada satu atau
lebih mesin untuk dapat saling berinteraksi pada suatu jaringan.
Seperti data customer yang harus dapat dibaca oleh bagian
customer service dan akuntansi. Data hasil pengembangan perlu dapat dibaca juga
oleh bagian manajemen. Hal ini semakin terasa ketika sistem tersebar menjadi
semakin besar dan bervariasi.
Di sinilah aplikasi middleware memegang peranan, dengan
bantuan middleware, data yang sama dapat digunakan oleh customer service,
akuntansi, pengembangan, dan manajemen sesuai kebutuhan. Disini middleware
dapat berfungsi sebagai penerjemah informasi sehingga setiap aplikasi
mendapatkan format data yang dapat mereka proses. Middleware berada diantara
lapisan aplikasi (application layer) dan lapisan data dari sebuah arsitektur
layer-layer TCP/IP. Middleware bisa juga disebut protokol.
Pelayanan Middleware
Pelayanan middleware menyediakan banyak set fungsi dari
aplikasi antarmuka pemogramanan yang mengizinkan sebuah aplikasi untuk:
· Menemukan
tempat melewati jaringan secara transparan sehingga dapat menyediakan interaksi
dengan service atau aplikasi lainnya.
· Mandiri dari
service jaringan.
· Dapat
dipercaya dan selalu tersedia.
Middleware menawarkan beberapa keuntungan unik dari
technologi untuk bisnis dan industri. Sebagai contoh, sistem database tradisional
biasanya diletakan dalam lingkungan yang dekat dimana pengguna mengakses sistem
menggunakan jaringan terbatas atau intranet. Dengan perkembangan fenomena dari
World Wide Web, pengguna dapat mengakses database secara virtual dengan
berbagai macam jenis akses dari belahan dunia manapun. Middleware mengalamatkan
masalah dari berbagai level interoperbilitas diantara struktur database yang
berbeda. Middleware memfasilitasi akses transparan untuk melegalkan sistem
manajemen database (DBMS) atau aplikasi lewat sebuah web server tanpa
memperhatikan karakteristik spesifik database.
Perusahaan bisnis sering menggunakan aplikasi middleware
untuk menghubungkan informasi dari database departemen, misalnya daftar
pembayaran, penjualan, dan penghitungan atau database house dalam lokasi
geografi yang bermacam-macam.
Dalam tingginya kompetisi komunitas kesehatan, laboratorium
membuat luas penggunaan dari aplikasi middleware untuk data mining, sistem
informasi laboratorium (LIS) cadangan, dan untuk menggabungkan sistem selama
proses penggabungan dua rumah sakit. Middleware menolong menjembatani jarak
pemisah antara LIS dalam bentuk baru jaringan kesehatan mengikuti proses
pembelian rumah sakit.
Contoh
Middleware
1. Java's : Remote Procedure Call
2. Object Management Group's : Common Object Request Broker
Architecture (CORBA)
3. Microsoft's COM/DCOM (Component Object Model) - Also .NET
Remoting
4. ActiveX controls (in-process COM components)
Database middleware yang paling umum digunakan adalah ODBC
(Open DataBase Connectivity). Keterbatasan ODBC adalah bahwa middleware ini
didisain untuk bekerja pada tipe penyimpanan relational database. Database
middleware yang lain, yang merupakan superset daripada ODBC adalah OLEDB. OLEDB
bisa mengakses hampir segala macam bentuk database, kelebihan yang lain dari
OLEDB adalah dia didisain dengan konsep obyek komponen (Component Object Model)
yang mengandalkan object-oriented computing dan menjadi salah satu trend di
dunia komputasi.
Beberapa produk database middleware yang bisa disebutkan di
sini adalah Oracle’s DB Integrator (previously DIGITAL’s DB Integrator),
Sybase’s Omni CONNECT, and International Software Group’s Navigator. Kelebihan
dari produk-produk ini dibandingkan dengan standard seperti ODBC dan OLEDB
adalah performance, yang sangat sulit dimiliki oleh suatu produk yang mengacu
pada standar.
Referensi
http://titasinsi.blogspot.com/2012/10/tentang-middleware-telematika.html
http://timokomit.wordpress.com/2012/12/05/tugas-layanan-telematika-teknologi-wireless-dan-middleware-telematika/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar